Cipta Kondisi Jelang Pelantikan Presiden, Muspika Palabuanratu Gelar Patroli Bersama

0
90

Kab. Sukabumi (obormerah.com)- Muspika Palabuhanratu menggelar patroli sinergitas gabungan dalam rangka menciptakan kondisi di kawasan objek wisata pantai Palabuhanratu, Kabupaten Sukabumi yang aman, tertib dan kondusif.

Dalam patroli bersama ini di pimpin oleh Camat Palabuhanratu, Ahmad Samsul Bahri di dampingi Danramil 2202 Palabuhanratu, Kapten Inf Budi Hadi Priyadi dengan melibatkan enam personil dari Koramil 2202 Palabuhanratu dan sejumlah anggota Satpol PP serta Sekretaris Kelurahan Palabuhanratu.

Adapun rute yang dilewati diantaranya menyisir lokasi keramaian yang dijadikan tempat nongkrong di sejumlah titik seperti area Lapang Cangehgar, Jalan Siliwangi, Pantai Kebon Kalapa, Pantai Balai Desa Citepus, Pantai Istqomah, Bukit Seyum kemudian kembali ke Kantor Kecamatan Palabuhanratu.

Camat Palabuhanratu, Ahmad Samsul Bahri menyampaikan, bahwa kegiatan ini bertujuan untuk mengurangi kemungkinan terjadinya penyakit masyarakat (Pekat), terlebih penting lagi menyambut pelantikan Presiden.

“Ini merupakan agenda kita yang sudah direncanakan dengan Pak Kapolsek dan Pak Danramil, tentunya menjelang pelantikan Presiden kita di wilayah harus bisa menciptakan sitiasi yang aman, kondusif dan terkendali,” ujar Ahmad, kepada obormerah.com, Sabtu (19/10/2019).

Lebih lanjut, Ahmad mengatakan, disaat negara punya hajat, di lapangan tentunya terutama di Palabuhanratu jangan sampai terjadi hal-hal yang tidak di harapkan. Selain itu, kegiatan tersebut juga mengurangi dampak pemakaian narkoba dan minuman keras.

“Kita tadi intinya lebih mengarahkan kepada anak muda yang biasa nongkrong di malam minggu ini dengan kegiatan yang lebih positif,” pungkasnya.

Sementara, Danramil 2202 Palabubanratu, Kapten Inf. Budi Hadi Priyadi menambahkan, tentunya dari unsur Muspika Palabuhanratu tidak hanya ingin menciptakan situasi aman dan kondusif, namun kawasan Palabuhanratu merupakan kota wisata yang tentunya harus nyaman untuk di kunjungi wisatawan baik lokal maupun luar daerah.

“Disini sudah terkenal daerah wisata, jangan sampai terkenal dengan konotasi ke hal yang negatif. Harus mencerminkan wisata religi, masyarakat yang religi dan beragama. Sehingga kesan negatif tidak ada,” paparnya.

“Kesan negatif seperti peredaran narkoba, minuman keras, nah dengan sering patroli ini dapat meminimalisir hal tersebut. Sehingga akan berdampak terhadap para pemuda generasi muda yang super berkualitas,” tandasnya. (Hery)***

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here