Punya Keterbatasan Fisik, Acep 3 Tahun Berjalan Dorong Box, Jual Keripik

0
633

Kota Tasik (obormerah.com)-Meskipun memiliki anggota tubuh yang tidak sempurna.Tetapi bagi Acep Ganesha Jumaryo tidak lantas menyerah dan berpangku tangan.Dalam mencari rezeki halal guna untuk bertahap hidup.

Baginya pantang untuk di kasihani.Walaupun tidak memiliki kedua kakinya.Tapi tetap semangat berjualan selama 3 tahun berjalan.Dengan cara mendorong box kripik dan kacang di kawasan Hazet Kota Tasikmalaya.

Produk kripik dan kacang yang di jualnya itu harganya murah.Tadinya harga tersebut Rp 10 ribu 3 bungkus saja.Namun karena kondisi sekarang ini, terpaksa akhirnya naik jadi 1 bungkusnya Rp 10 ribu.

“Tidak terasa kini sudah 3 tahun berjualan ini.Awalnya saya terinspirasi oleh seorang suami-istri yang tuna daksa.Mereka bertahan hidup secara mandiri dengan cara berjualan kripik.Sehingga termotivasi akhirnya bisa berjualan seperti ini,” terangnya, Jumat (14/12/2018).

Kata pria pengemar Nidji tersebut mengatakan awal mulanya mencoba berjualan, dengan mangkal di sekitar kawasan Mesjid Agung dan RM Ampera.Kemudian berkeliling jalan mendorong box di Hazet sampai ke Asia Plaza.

Adapun tadinya kripik singkong dan kacang itu di buat sendiri.Namun karena tidak ada modal hingga akhirnya membeli dari pasar.Kemudian di jual dengan cara mangkal dan keliling mendorong box selama 3 tahun itu.

Sedangkan penghasilannya itu sudah bisa di nikmati.Karena hasilnya dari penjualannya itu, sebagian di pakai membeli lagi kripik singkong dan kacang.Sisanya di tabung hingga kini sudah bisa membeli motor matic modifikasi.

“Mudah-mudahan saja ini bisa menjadi inspirasi bagi yang lain.Jangan pernah menyerah untuk menghadapi hidup.Kita harus berusaha mau bekerja keras, mandiri dan lebih kreatif,” pungkas lelaki yang beralamat di RT 05 RW 01 Kelurahan Sukamulya Kecamatan Bungursari Kota Tasikmalaya itu.(AR)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here