Bangunan Tua Ini, Jadi Tempat Selfie Favorit Sejumlah ABG

0
1014

Kota Tasik (obormerah.com)-Bangunan tua bekas salah satu pabrik Sitrun Engsun yang terletak di Jalan Taman Harapan Kota Tasikmalaya.Kini jadi tempat selfie favorit yang menarik untuk di jadikan spot bagi sejumlah ABG.

Padahal pabrik itu sudah lama tidak beroperasi dan kondisinya pun kini sudah tidak terawat lagi.Bahkan terlihat bekas bangunan itu di penuhi dengan coretan vandalisme.Serta juga nampak sejumlah rumput liar yang tumbuh subur.

“Namun dengan kondisi seperti itu, tentunya sangat menarik untuk di memanfaatkan areal ini, sebagai spot ajang selfie sejumlah ABG.Bahkan sering juga di pakai untuk prawedding,”ujar Agus salah satu warga setempat, Sabtu (8/9/2018).

Agus mengatakan di areal pabrik itu, kalau hari minggu di padati oleh sekitar 200 orang yang berdatangan.Bahkan bukan hanya sekedar selfie dan praweddng saja, melainkan juga malah di manfaatkan untuk makan rame-rame keluarga.

“Kalau pengunjung yang datang itu, hampir rata-rata anak ABG, tapi juga banyak dari kalangan ibu rumah tangga juga yang lainnya.Bahkan dulu pernah tempat ini di gunakan untuk shooting uka-uka dari televisi swasta nasional,”bebernya.

Kata Agus, mereka yang datang itu tidak di pungut biaya, terkecuali kalau untuk sekedar parkir saja dan itu pun tidak memaksanya.Karena secara kebetulan dirinya di area depan pintu masuk itu, ikut berjualan warung kopi selama ini.

“Luas pabrik itu sekitar 5 hektar dengan kondisi sudah tidak terawat.Di dalamnya ada sejumlah bekas bangunan.Termasuk bangunan lantai dua, lorong, puing bekas bangunan dan lahan kosong yang sudah di penuhi oleh tumbuhan liar,”tuturnya.

Agus menuturkan pabrik itu milik keluarga engsun cap obeng.Dulunya pabrik itu tempat memproduksi sitrun untuk bahan minuman juga pakaian dan di bangunnya pada 1975.Namun pada 1978 pabrik itu di tutup, karena ada demo dari warga.

Pada waktu itu warga merasa keberatan karena limbah pabrik tersebut bocor ke berbagai sungai dan menimbulkan bau.Sehingga menyulut sejumlah masyarakat protes.Kemudian akhirnya langsung pabrik itu di tutup pada 1978.

“Tapi kemarin mendengar areal pabrik itu, sudah ada yang serius menawar investor dari Jakarta.Entah tempat ini mau di jadikan mall atau hotel.Namun sampai sekarang ini belum ada kabarnya lagi,”pungkasnya.(AR)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here