Bisakah Jalur Hazet, Jadi Kawasan Pedestrian Seperti Malioboro?

0
231

Kota Tasik (obormerah.com)-Seiring dengan meningkatnya frekuensi kendaraan yang jumlahnya terus bertambah tiap hari di Kota Tasikmalaya.Sudah seyogianya harus ada fasilitas jalur pedestrian sebagai sarana pemenuhan kebutuhan ruang publik.

Tentunya Walikota Tasikmalaya seharusnya memiliki program strategis guna menjawab semua kebutuhan ruang public, seperti jalur pedestrian.Tentunya program itu akan menjadi solusi terbaik bagi para pejalan kaki yang membutuhkan akses untuk mereka.

“Kawasan hijau Hazet (Jalan KH Zaenal Mustofa) tentunya bisa dijadikan kawasan pedestrian.Secara luas jalan sangat memungkinkan untuk pedestrian.Apalagi kawasan tersebut masuk jalur hijau.Sehingga sangat mendukung adanya pemenuhan kebutuhan ruang terbuka tersebut,” tutur Deni salah satu warga Hazet, Sabtu (1/9/2018).

Kata Deni, berharap kalau kawasan hazet itu bisa saja seperti di Malioboro Yogyakarta.Dengan menghadirkan sejumlah fasilitas untuk pemenuhan kebutuhan ruang terbuka hijau.Sehingga nanti akan menjadi wahana baru bagi masyarakat.Serta juga akan menambah estetika keindahan kota.

Kini tinggal ada political will dari Walikota Tasikmalaya untuk melakukan pembangunan pedestrian di jalan tersebut.Pembangunannya tidak hanya focus pada jalur pejalan kaki, tapi juga disertai fasilitas pendukung seperti taman-taman dan lampu PeneranganJalanUmum (PJU).

Demi kenyamanan pejalan kaki, harus pula disediakan bangku taman.Sarana dan fasilitas pendukung itu, tentu saja akan menambah estetika.Jalanan akan terlihat lebih indah dan tertata rapi.Bahkan bisa menarik wisatawan yang datang ke Kota Tasikmalaya.

“Selain demi keindahan kota, penataan ini juga mengedepankan sisi humanis bagi penyandang disabilitas dan jalur sepeda.Bahkan lebih bagus dipasang fasilitas internet gratis atau Wi-Fi, tong sampah dan pemasangan kamera CCTV sebagai sarana pengawas keamanan,”terangnya.

Deni menjelaskan dengan adanya wahana baru tersebut.Nanti akan membuat betah para pejalan kaki.Bahkan bisa menciptakan keramaian baru yang bergeser dari hazet utara ke hazet selatan.Tentunya itu bisa dapat memecah keramaian di satu titik.

“Kita dorong saja Pemerintah Kota (Pemkot) Tasikmalaya untuk menjadikan kawasan hijau Hazet seperti di Malioboro.Karena selama ini Kota Tasikmalaya itu, belum punya icon yang refresentatif.Di harapkan dengan adanya pedestrian baru tersebut, bisa memiliki daya tarik bagi wisatawan,”pungkasnya.(AR)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here